Tentang shareilmu2ilmu.blogspot.com

http://shareilmu2ilmu.blogspot.com/ adalah blog tentang komputer yang di buat untuk Pembelajaran, tugas-tugas,aplikasi komputer,Coding,pemograman visual, sistem manajemen basis data

Showing posts with label Oracle. Show all posts
Showing posts with label Oracle. Show all posts

Tuesday, 11 December 2012

Single-row function & Group Function







Single-row function :
Memproses satu baris data pada satu saat dan memberikan satu output untuk setiap satu baris
data masukan. Contoh single-row functions adalah UPPER yang berfungsi mengubah data
input menjadi huruf kapital

Group Function :
Memproses multi-row data pada saat bersamaan dan memberikan satu output. Contoh group
function adalah SUM untuk menghitung nilai total.


A. Single-row function
Berdasarkan tipe data yang diproses, single-row function dibagi menjadi lima jenis, yaitu:
1. Character Function digunakan untuk memproses data karakter.
2. Numeric Function digunakan untuk memproses data numerik.
3. Date Function digunakan untuk memproses data tanggal.
4. Convension Function digunakan untuk melakukan konversi data.
5. General Function merupakan function yang bisa digunakan untuk memproses semua
tipe data.

A. Single-Row Function

1. CHARACTER FUNCTION


Character function menerima input berupa karakter yang diambil dari kolom pada tabel
atau berupa ekspresi. Berikut ini beberapa contoh character function:
 ASCII ( ) dan CHR ( )
Digunakan untuk menampilkan nilai ASCII dari karakter X dan CHR(x) berfungsi
sebaliknya untuk mengembalikan karakter dari suatu nilai ASCII.
Outpu:
CONCAT ( )
Concat(x,y) digunakan untuk menggabungkan karakter string x dan y. Berikut ini
perintah untuk menggabungkan nilai dari kolom.
(Sekarang kita menggunakan tabel barang pada user sales)

INITCAP( ), LOWER ( ) dan UPPER( )
Ketiga fungsi ini biasa disebut dengan case-manipulation. INITCAP(x) untuk
mengubah karakter awal suatu kata dari string x menjadi huruf kapital. LOWER(x)
untuk mengubah string (x) menjadi huruf kecil sedangkan UPPER(x) digunakan untuk
mengubah string (x) menjadi huruf kapital.




SUBSTR( )
SUBSTR(x, y [,z] ) digunakan untuk menampilkan substring mulai dari posisi y
sebanyak z karakter dari string x. Jika nilai z tidak ditentukan maka akan ditampilkan
mulai dari posisi y sampai karakter terakhir. Jika nilai y negatif (-) maka posisi
karakter diambil dari sisi kanan atau belakang string.


KOMBINASI CHARACTER FUNCTION
Kombinasi dari beberapa character function bisa dilakukan dengan menjadikan hasil
dari suatu function sebagai parameter untuk function berikutnya. Hal seperti ini biasa
disebut nested function. Sebagai contoh adalah kombinasi antara function LOWER,
SUBSTR dan CONCAT berikut ini untuk menghasilkan email pelanggan.
Berikut ini isi tabel pelanggan:

Syntaks kombinasi :


2. NUMERIC FUNCTION.

FLOOR ( )
Floor (x) digunakan untuk pembulatan ke bawah dari nilai desimal x.
MOD ( )
3. DATE FUNCTION
 ADD_MONTHS
ADD_MONTHS (x,y) mengembalikan hasil penjumlahan tanggal x dengan y bulan.
Jika y bernilai negatif maka terjadi pengurangan tanggal x dengan y bulan. Sebagai
contoh, tanggal ’02-Nov-09’ ditambah 6 bulan maka hasilnya adalah tanggal ’02-
May-10’.



4. CONVERTION FUNCTION
Konversi tipe data bisa dilakukan secara implisit maupun eksplisit. Konversi implisit
dilakukan secara otomatis oleh Oracle untuk data-data dengan format default. Sedangkan
konveri secara eksplisit dilakukan menggunakan fungsi konversi yang sudah disediakan
oleh Oracle.
Konversi Tanggal ke Karakter dengan TO_CHAR.

B. GROUP FUNCTION

Group function akan memproses banyak data dan memberikan satu hasil. Group function
sering juga disebut aggregate function.
Beberapa jenis group function:
 AVG (x)
Digunakan untuk menghitung nilai rata-rata dari kelompok data x. Berikut ini perintah
untuk menghitung rata-rata harga jual barang.



COUNT
Digunakan untuk menghitung jumlah data dari kelompok data x. Berikut ini perintah
untuk menghitung jumlah barang yang ada.

MAX ( ) dan MIN ( )
MAX ( ) digunakan untuk mencari nilai paling tinggi dari kelompok data x.
MIN ( ) digunakan untuk mencari nilai yang paling rendah dari kelompok data x.
STDDEV( )
Digunakan untuk menghitung nilai standar deviasi dari kelompok data x. Standar
deviasi adalah fungsi statistik yang didefinisikan sebagai square root dari nilai
variance.
SUM ( )
Digunakan untuk menghitung jumlah total dari data yang ada di kelompok data x.

VARIANCE( )
VARIANCE( ) digunakan untuk menghitung nilai variance dari kelompok data x.
Variance merupakan fungsi statistik yang didefinisikan sebagai square of standart
deviasi.







Mengelompokkan data menggunakan GROUP BY
GROUP BY digunakan untuk mengelompokkan data berdasarkan suatu kriteria pada
perintah select.
Menyeleksi Hasil GROUP BY dengan HAVING
Pada single-row function klausa where digunakan untuk menyeleksi data berdasarkan
kriteria tertentu. Prinsip kerja klausa HAVING sama dengan klausa WHERE, tetapi
klausa HAVING digunakan untuk menyeleksi data hasil dari group function.




Sumber : Praktikum 8 Smbd AMIKOM PURWOKERTO














Tuesday, 6 November 2012

DDL DML

                                  
                                               


Sisman Basis Data.

NAMA    :       DIONISIUS.RIYAN.E
KELAS   :       SI 12 A
NIM        :       12.12.0009


STIMIK         AMIKOM      PURWOKERTO


            









     I.        I . Soal Dan Permasalahan.
DDL :
1.mengaktifkan mode  spool.
2.menentukan format tanggal.
3.membuat table wilayah.
4.membuat table barang.
5.Membuat table  pelanggan.
6.Membuat table  jual.
7.Menampilkan struktur table  pelanggan.
8.Mengubah  struktur table.(add,drop)
DML :
1.Insert.
2.Update.
3.Delete.
4.As.
5.Select.


II.Landasan Teori.
Sejarah
Sejarah SQL dimulai dari artikel seorang peneliti dari IBM bernama Jhonny Oracle yang membahas tentang ide pembuatan basis data relasional pada bulan Juni 1970. Artikel ini juga membahas kemungkinan pembuatan bahasa standar untuk mengakses data dalam basis data tersebut. Bahasa tersebut kemudian diberi nama SEQUEL (Structured English Query Language).
Setelah terbitnya artikel tersebut, IBM mengadakan proyek pembuatan basis data relasional berbasis bahasa SEQUEL. Akan tetapi, karena permasalahan hukum mengenai penamaan SEQUEL, IBM pun mengubahnya menjadi SQL. Implementasi basis data relasional dikenal dengan System/R.
Di akhir tahun 1970-an, muncul perusahaan bernama Oracle yang membuat server basis data populer yang bernama sama dengan nama perusahaannya. Dengan naiknya kepopuleran John Oracle, maka SQL juga ikut populer sehingga saat ini menjadi standar de facto bahasa dalam manajemen basis data.
Standarisasi
Standarisasi SQL dimulai pada tahun 1986, ditandai dengan dikeluarkannya standar SQL oleh ANSI. Standar ini sering disebut dengan SQL86.Standar tersebut kemudian diperbaiki pada tahun 1989 kemudian diperbaiki lagi pada tahun 1992. Versi terakhir dikenal dengan SQL92. Pada tahun 1999 dikeluarkan standar baru yaitu SQL99 atau disebut juga SQL99, akan tetapi kebanyakan implementasi mereferensi pada SQL92.
Saat ini sebenarnya tidak ada server basis data yang 100% mendukung SQL92. Hal ini disebabkan masing-masing server memiliki dialek masing-masing.
Pemakaian dasar
Secara umum, SQL terdiri dari dua bahasa, yaitu Data Definition Language (DDL) dan Data Manipulation Language (DML). Implementasi DDL dan DML berbeda untuk tiap sistem manajemen basis data (SMBD)[3], namun secara umum implementasi tiap bahasa ini memiliki bentuk standar yang ditetapkan ANSI. Artikel ini akan menggunakan bentuk paling umum yang dapat digunakan pada kebanyakan SMBD.


III.SOAL Dan Pembahasan.

PRAKTIKUM III DDL & DML
Langkah – langkah melakukan praktikum III:

a. Jalankan Oracle 10g caranya : All program Oracle OraDb10g_home1

Application Development SQL Plus

b. Masukkan username : system dan password: amikom (sesuai dengan password yang telah dibuat)

1. Untuk menyimpan setiap hasil eksekusi instruksi sql ke dalam file maka aktifkan mode spool diikuti parameter nama file yang akan digunakan untuk menyimpan hasil eksekusi tersebut. Kemudian untuk menonaktifkan ketikkan SPOOL OFF

2. Aktifkan mode SPOOL dengan mengarahkan ke folder masing-masing, misal fina001 maka ketikkan perintah:

SQL > SPOOL D:\fina001\sales.txt

1. DDL (Data Definition Language)

1. Buat user “sales” password :” amikom”

2. Menentukan format tanggal menjadi day-month-year


3. Membuat tabel wilayah :



4. Membuat tabel barang



5. Membuat tabel pelanggan



6. Membuat Tabel Jual



7. Menampilkan struktur tabel pelanggan dengan menggunakan syntak :



8. Mengubah struktur tabel


a.       ADD untuk menambah kolom baru pada tabel



b. DROP

Digunakan untuk menghapus kolom


2. DML (Data Manipulation Language)

1.      Insert digunakan untuk memasukkan data ke dalam tabel


Lakukan perintah insert untuk tabel wilayah
Selanjutnya masukkan 5 data yang lain ke tabel wilayah. Lakukan perintah insert untuk tabel barang, pelanggan, jual masing-masing 5 data.

2.      Update


Lakukan perintah update untuk merubah isian data yang telah dilakukan, masing-masing tabel 3 perubahan data.

3.      Delete digunakan untuk menghapus isian tabel

           
            Menghapus seluruh isian tabel wilayah, gunakan perintah berikut:
           
4. As
           
Perintah ini digunakan untuk mengubah judul kolom dengan menggunakan nama ALIAS (AS) Menampilkan isian kode wilayah dengan judul kode, nama_wilayah dengan judul nama, gunakan perintah berikut:


5. Select

Untuk melihat data di tabel wilayah tuliskan perintah:

Lakukan perintah select untuk tabel-tabel yang lain. Lakukan perintah untuk menampilkan data berdasarkan kondisi tertentu gunakan keyword where (kondisi). Untuk menampilkan hasil yang terurut maka tambahkan perintah order by diikuti nama kolom.


IV. Kesimpulan.
Data Definition Language
DDL digunakan untuk mendefinisikan, mengubah, serta menghapus basis data dan objek-objek yang diperlukan dalam basis data, misalnya tabel, view, user, dan sebagainya. Secara umum, DDL yang digunakan adalah CREATE untuk membuat objek baru, USE untuk menggunakan objek, ALTER untuk mengubah objek yang sudah ada, dan DROP untuk menghapus objek. DDL biasanya digunakan oleh administrator basis data dalam pembuatan sebuah aplikasi basis data.

Data Manipulation Language
DML digunakan untuk memanipulasi data yang ada dalam suatu tabel. Perintah yang umum dilakukan adalah: 
SELECT untuk menampilkan data 
INSERT untuk menambahkan data baru 
UPDATE untuk mengubah data yang sudah ada 
DELETE untuk menghapus data



V. Daftar Pustaka.
Wikipedia :
 Catatan
1       Paul, Ryan. "A guided tour of the Microsoft Command Shell". Ars Technica. Diakses pada 10 April 2011.
2       "ISO/IEC 9075-1:2008: Information technology – Database languages – SQL – Part 1: Framework (SQL/Framework)"
3        Troels Arvin, 2007-05-26, http://troels.arvin.dk/db/rdbms/ Comparison of different SQL implementations
Pranala luar 
(Inggris)SQL Org 
(Inggris)SQL Tutorial 
(Inggris)Mike Chapple, SQL Fundamentals 
(Inggris)MySQL AB, MySQL 5.0 Reference Manual 
(Indonesia)Buku Gratis MySQL 5: Dari Pemula Hingga Mahir, Buku Gratis MySQL 5